Departemen Ilmu Komunikasi Lakukan Visiting Media ke Lembaga Sensor Film (LSF) RI

Padang, 09 Desember 2025

Jakarta, - Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Andalas kembali melaksanakan kegiatan Visiting Media sebagai bagian dari penguatan wawasan mahasiswa mengenai ekosistem media dan regulasi penyiaran di Indonesia. Pada kesempatan kali ini, rombongan melakukan kunjungan akademik ke Lembaga Sensor Film (LSF) Republik Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi serta disambut langsung oleh jajaran LSF di kantor pusatnya.

Dalam kunjungan tersebut, hadir Sekretaris Departemen Ilmu Komunikasi, Annisa Anindya, S.I.Kom., M.Si., bersama dosen Ilmu Komunikasi yaitu Syaza Yasmin, M.I.Kom. dan Novi Elian, M.Si. Pendampingan dari para dosen ini menjadi penegasan bahwa kegiatan visiting media merupakan salah satu bentuk pembelajaran langsung yang mendorong mahasiswa memahami lebih dalam tentang regulasi, kebijakan, dan dinamika kerja lembaga-lembaga yang berperan dalam tata kelola media nasional.

Rombongan mahasiswa mendapatkan penjelasan komprehensif mengenai tugas, fungsi, dan proses kerja Lembaga Sensor Film RI sebagai lembaga negara yang bertanggung jawab melakukan penyensoran terhadap film dan iklan film sebelum diedarkan kepada publik. Melalui sesi pemaparan, pihak LSF menjelaskan bahwa penyensoran bukan sekadar memotong atau menghilangkan konten, tetapi merupakan proses kajian nilai, budaya, moral, serta perlindungan masyarakat, khususnya generasi muda, dari konten visual yang berpotensi merugikan.

Mahasiswa juga memperoleh wawasan mengenai bagaimana sebuah film melalui proses penilaian dan klasifikasi usia, termasuk bagaimana LSF menghadapi tantangan baru di era digital, seperti film daring, platform streaming, dan konten user-generated yang makin beragam. Diskusi berlangsung interaktif, di mana mahasiswa aktif bertanya mengenai batasan-batasan sensor, regulasi terbaru, serta dilema etis yang sering muncul dalam proses penilaian konten visual.

Selain pemaparan materi, rombongan juga diajak melihat ruang penayangan sensor dan memahami teknis penilaian film secara langsung. Pengalaman ini memberikan pemahaman nyata tentang bagaimana LSF bekerja memastikan setiap film yang beredar tetap menghargai nilai-nilai budaya Indonesia sekaligus mendukung kreativitas industri perfilman.

Sekretaris Departemen, Annisa Anindya, S.I.Kom., M.Si., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada LSF yang telah membuka ruang dialog dan berbagi pengetahuan dengan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini sejalan dengan visi Departemen Ilmu Komunikasi dalam memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar berbasis lapangan, khususnya dalam bidang media, regulasi, dan kajian budaya.

Kegiatan visiting media ke LSF ini diharapkan dapat memperkaya perspektif mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Andalas terkait dunia perfilman Indonesia serta isu-isu penting di dalamnya, seperti kebijakan sensor, perlindungan publik, dan kebebasan berekspresi. Dengan pemahaman tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan cara pandang yang kritis dan seimbang dalam menilai karya audiovisual, baik sebagai penonton maupun calon profesional di industri media.

Melalui kegiatan ini, Departemen Ilmu Komunikasi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pengalaman belajar yang relevan, aktual, dan kontekstual bagi mahasiswa. Kunjungan ke Lembaga Sensor Film menjadi salah satu kontribusi nyata dalam mencetak lulusan yang memahami dinamika ekosistem media Indonesia dan siap menjawab tantangan di era digital.

Baca Berita Lainnya!