Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNAND Bekali Batik Canting Asasi Ilmu Branding dan Promosi Digital
Padang, 15 Juni 2026
PADANGPANJANG, HARIANHALUAN.ID – Sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di UMKM Batik Canting Asasi, Kota Padang Panjang. Kegiatan ini diikuti 15 peserta yang merupakan pekerja dan masyarakat yang terlibat dalam UMKM tersebut . Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam bidang branding, promosi digital, dan pemanfaatan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar. Kegiatan ini merupakan inisiatif Ketua Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Andalas, Dr. Elva Ronaning Roem, M.Si., yang memandang penting peran perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat menghadapi tantangan komunikasi dan pemasaran di era digital.“Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Universitas harus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui transfer pengetahuan dan pendampingan yang berkelanjutan,” ujarnya.Dr. Elva Ronaning Roem, M.Si menilai UMKM Batik Canting Asasi memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi kreatif sekaligus penjaga warisan budaya Minangkabau. Oleh karena itu, Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Andalas berinisiatif memberikan pelatihan dan pendampingan agar para pelaku UMKM semakin mampu memanfaatkan komunikasi digital untuk mengembangkan usahanya. Ia mengingatkan, produk berkualitas perlu didukung oleh strategi komunikasi yang tepat agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. “Saat ini konsumen tidak hanya membeli produk, tetapi juga membeli cerita, nilai, dan identitas yang melekat pada produk tersebut. Kemampuan membangun branding dan memanfaatkan media sosial menjadi kebutuhan penting bagi UMKM agar dapat memperluas pasar sekaligus memperkuat identitas budaya lokal,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pelatihan mengenai strategi promosi digital, pengelolaan media sosial, penyusunan konten Instagram, visual branding, hingga pengembangan desain kemasan produk yang menarik dan profesional.
Peserta juga dilatih secara langsung untuk membuat konten promosi yang mampu menampilkan keunggulan produk sekaligus mengangkat nilai budaya yang terkandung dalam setiap motif batik.
Narasumber kegiatan, Revi Marta, M.I.Kom., menjelaskan bahwa kekuatan utama Batik Canting Asasi tidak hanya terletak pada kualitas produknya, tetapi juga pada cerita budaya yang melatarbelakangi setiap motif yang dihasilkan.
“Di era digital, storytelling menjadi bagian penting dalam pemasaran. Batik bukan sekadar produk, melainkan representasi identitas budaya. Ketika pelaku UMKM mampu mengomunikasikan makna dan filosofi di balik produknya, maka nilai produk tersebut akan meningkat di mata konsumen,” jelas Revi.
Sementara itu, Robi Jaya Putra, S.Pd., M.I.Kom, CPR, menekankan pentingnya kemampuan mengelola media sosial sebagai sarana promosi yang efektif dan terjangkau.
“Media sosial memberikan peluang besar bagi UMKM untuk dikenal lebih luas. Yang diperlukan adalah kemampuan membuat konten yang menarik, konsisten, dan sesuai dengan karakter merek. Melalui pelatihan ini kami mendorong peserta untuk lebih percaya diri memanfaatkan platform digital sebagai media promosi utama,” katanya.
Peserta memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan konten berbasis Product Showcase, Behind The Pattern, dan Process & Value, sehingga promosi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan konsumen melalui cerita budaya dan proses produksi yang unik.
Pengelola UMKM Batik Canting Asasi, Resty Fauziah, menyambut kegiatan tersebut dengan penuh antusias dan apresiasi.
“Kami sangat senang dan bersyukur mendapatkan kesempatan belajar langsung dari para dosen Universitas Andalas. Materi yang diberikan sangat sesuai dengan kebutuhan kami saat ini. Selama ini kami fokus pada produksi dan pelestarian batik khas Padang Panjang, namun melalui pelatihan ini kami memahami bahwa branding dan promosi digital memiliki peran yang sangat penting dalam memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas. Kegiatan ini memberikan wawasan baru sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berkembang,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan praktik langsung pembuatan konten promosi media sosial. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan diskusi mengenai strategi pemasaran digital yang dapat diterapkan pada UMKM mereka.
Melalui kegiatan ini, Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Andalas berharap UMKM Batik Canting Asasi semakin mampu meningkatkan daya saing, memperluas jaringan pemasaran, serta memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau kepada masyarakat yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi komunikasi dan media digital.